Kategori: Perikanan

Perikanan

Ciri Tambak Ikan Yang Baik

Ciri Tambak Ikan Yang Baik – Budi daya ikan dalam tambak kini sudah banyak berkembang di negara kita. Banyak para peternak ikan yang berusaha menyediakan ikan dengan kualitas baik. Namun baiknya kualitas ikan akan didukung dengan kualitas tambak atau kolam ikan yang baik.

Ciri Tambak Ikan Yang Baik

Untuk membuat tambak atau kolam ikan yang baik setidaknya kita harus memperhatikan dan menjaga 4 parameter kualitas air kolam atau tambak. Keempat parameter ini adalah suhu air, keasaman dan kebasaan, kandungan oksigen, dan kandungan garam yang lebih jelasnya simak penjelasan berikut ini terlebih dahulu :

Suhu air

Suhu ini merupakan faktor yang akan mempengaruhi pertumbuhan vegetasi dalam air dan juga permintaan oksigen di dalam kolam atau tambak tersebut. Suhu air yang semakin meningkatrkan akan mengurangi kandungan oksigen di dalam air. Selain itu kebutuhan oksigen ikan dan tumbuhan air juga akan meningkat seiring dengan tingkat respirasinya meningkat.

Pada umumnya ikan sendiri mempunyai daya tahan tubuh yang baik terhadap perubahan suhu, namun bila ikan didatangkan dari luar, maka membutuhkan proses adaptasi dengan air di Indonesia.

Perubahan suhu ini akan berpengaruh terhadap kebiasaan hidup ikan. Apabila suhu air kolam atau tambak semakin dingin maka nafsu makan ikan juga akan menurun dan bila hal ini terjadi maka sebaiknya Anda mengurangi porsi makan ikan. Hal ini karena bila tidak dikurangi maka pakan tersebut akan mempunyai sisa dan akan membusuk yang kemudian mengkontaminasi air.

Keasaman dan kebasaan

Faktor yang kedua adalah memperhatikan tingkat keasaman dan kebasaan air atau yang biasa disebut pH. Kadar pH ini merupakan faktor penting yang berpengaruh terhadap kesehatan ikan. Kadar pH ini diukur melalui kuantitas hidrogen dan hidroksil yang ada di air kolam dengan skala pengukuran mulai dari 1 – 14. Apabila air terlalu banyak mengandung ion hidrogen maka pH air tersebut terlalu asam. Namun bila kandungan hidroksilnya lebih tinggi maka pH air tersebut menjadi basa.

Pada umumnya air kolam atau tambak yang baik memiliki derajat keasaman 6,9 – 8 yang merupakan pendekatan dari nilai normal derajat keasaman. Derajat pH air ini bisa naik dan turun dikarenakan banyak hal, seperti halnya banyaknya asam karbon dari sisa metabolisme ikan. Hal ini biasanya terjadi karena filter yang tidak bekerja baik, dan juga kurang rutinnya mengganti air kolam.

Kandungan oksigen

Kandungan oksigen dalam air ini haruslah mencukupi untuk kebutuhan ikan dan tumbuhan air di dalam kolam atau tambak. Apabila penghuni kolam atau tambak semakin banyak maka kadar oksigen ini juga harus banyak.

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya kalau jumlah oksigen ini sangat dipengaruhi oleh suhu dimana semakin naik maka kadar oksigen menurun begitu sebaliknya. Selain itu turunnya kadar oksigen juga disebabkan karena tidak seimbangnya jumlah tanaman air dengan ikan.

Biasanya untuk memantau kandungan oksigen di dalam air kolam atau tambak ini para petambak mengukurnya menggunakan alat ukur oksigen terlarut atau Dissolved Oxygen Meter (DO meter). Dengan alat ini Anda dapat memantau kandungan oksigen dalam air kolam maupun tambak Anda.

Kandungan garam

Kandungan garam terlarut dalam air juga merupakan faktor penting dalam kualitas air kolam. Walaupun Anda membudi dayakan ikan air tawar namun tetap membutuhkan kandungan garam terlarut ini. Garam terlarut ini berguna untuk menetralkan zat amonia dan nitrat yang ada dalam air.