Kategori: Tanaman

Tanaman

Perbedaan Tumbuhan Biji Terbuka dan Tertutup

Perbedaan Tumbuhan Biji Terbuka dan Tertutup – Tiap tumbuhan pastilah memiliki alat reproduksinya masing-masing sesuai dengan jenisnya. Alat reproduksi ini pastilah memiliki fungsi yang sangat penting, karena dari sinilah tumbuhan baru akan dihasilkan. Yang mana untuk tumbuhan biji terbuka alat reproduksinya ternyata adalah Stroboliusus.

Perbedaan Tumbuhan Biji Terbuka dan Tertutup

Di Indonesia sendiri ada jenis tumbuhan berbiji dimana tumbuhan berbiji sendiri dibagi dalam dua kelompok yaitu tumbuhan biji terbuka dan biji tertutup. Selain biji terbuka dan tertutup ada juga jenis biji dikotil dan biji monokotil. Di bawah akan diterangkan tentang tumbuhan biji terbuka dan tertutup.

Tumbuhan biji tertutup memiliki nama latin angiospermae yaitu suatu tumbuhan yang bijinya dilindungi oleh bakal buah. Jika dilihat dari bagiannya tumbuhan angiospermae sendiri dibagi menjadi bunga yang lengkap dan tidak lengkap. Bunga lengkap adalah jenis tumbuhan yang bunganya memiliki kelopak dan mahkota, sedangkan bunga yang tidak lengkap hanya memiliki kelopak atau mahkota saja dalam bunganya.

Apabila dibedakan dari jenis kelaminnya bunga dikelompokan jadi dua yaitu bunga sempurna dan bunga yang tidak sempurna. Bunga sempurna merupakan bunga yang di dalamnya terdapat putik dan benang sari, sedangkan bunga yang tidak sempurna sendiri hanya memiliki salah satunya saja, yaitu putik atau benang sari saja. Sedangkan tumbuhan biji terbuka dengan nama latin gymnospermae adalah tumbuhan yang bjinya tidak dilindungi oleh bakal buah, Tumbuhan jenis ini bijinya langsung terdapat di antara daun penyusunnya (runjung).

Contoh Jenis Tumbuhan Biji Terbuka

Setelah dijelaskan di atas, maka akan kita bahas ciri tumbuhan biji terbuka, yaitu :

  • Bakal biji terdapat di luar dan tidak dilindungi oleh bakal buah atau dari daun buah
  • Tumbuhan berbiji terbuka merupakan jenis tumbuhan heterospora
  • Tumbuhan berbiji terbuka dapat menghasilkan serbuk sari
  • Struktur reproduksi tumbuhan jenis ini terbentuk pada strobilus
  • Tumbuhan biji hanya terjadi pembuahan tunggal
  • Contoh tumbuhan jenis ini adalah melinjo, pinus, pakis haji, dan lain- lain

Contoh Jenis Tumbuhan Biji Tertutup

Setelah dijelaskan di atas tentang tumbuhan biji terbuka, maka kita juga harus tau ciri-ciri dan contoh tumbuhan biji tertutup. Tumbuhan biji tertutup merupakan jenis tumbuhan yang bijinya dilindungi oleh bakal buah, hal ini berbeda dengan tumbuhan biji terbuka. Adapun ciri-ciri tentang jenis tumbuhan biji tertutup salah satunya adalah bijinya yang ada di dalam buah atau biji tidak dapat terlihat apabila buah itu belum dibuka sebab letak bijinya yang ada di dalam buah.

Terdapat banyak contoh dan jenis tumbuhan berbiji tertutup, jenis tumbuhan ini tidak hanya jenis buah-buahan saja, namun ada juga yang dari jenis bunga-bungaan. Contoh tumbuhan yang termasuk dalam tumbuhan biji tertutup yaitu buah sirsak, jeruk, apel, duku, rambutan, bunga matahari, bunga kecubung, dan bunga leng-lengan.

Tanaman

Jenis Kayu Yang Tahan Air

Jenis Kayu Yang Tahan Air РKayu merupakan bagian batang atau cabang beserta ranting tumbuhan yang akan mengalami lignifikasi (pengayuan) yang menyebabkan keras. Kayu memiliki berbagai fungsi, yaitu mulai dari memasak, digunakan sebagai bahan baku perabotan (meja, kursi), bahan baku bangunan (pintu, jendela, rangka atap), bahkan bahan baku untuk kertas dan tentunya masih banyak lagi. Kadar air adalah persentase kandungan air pada suatu bahan yang dapat dinyatakan berdasarkan berat basah (wet basis) atau berdasarkan berat kering (dry basis).

Jenis Kayu Yang Tahan Air

Kayu juga banyak digunakan untuk keperluan hiasan rumah atau sebagai aksesories. Kayu terbentuk karena proses akumulasi selulosa dan lignin pada dinding sel berbagai / bermacam jaringan di dalam batang. Ilmu perkayuan atau yang disebut dendrologi merupakan ilmu yang mempelajari berbagai aspek tentang klasifikasi kayu serta sifat kimia, fisika, dan mekanika kayu dalam berbagai macam kondisi penanganannya.

Kayu yang tahan air dan tahan panas memang yang paling diminati untuk bahan pembuatan furnitur, perabotan dan bahan bangunan rumah. Kayu seperti ini merupakan kayu yang tahan lama, awet dan kuat. Karena hal itulah kayu seperti itu juga bisa tahan terhadap rayap dan banyak digunakan, namun pada kenyataannya tidak ada jenis kayu yang benar-benar tahan rayap, namun seberapa kuat kayu dapat bertahan.

Kayu yang tahan rayap dan tahan air merupakan kayu yang cocok digunakan sebagai bahan baku meubel atau furniture. Namun untuk mendapatkan kyu seperti ini diperlukan tips dan perlakuan khusus. Namun, memang ada beberapa jenis kayu yang pada dasarnya tahan terhadap air dan rayap. Berikut beberapa jenis kayu tersebut :

Kayu Ulin yang dijuluki kayu besi

Kayu Ulin merupakan kayu kuat yang dijuluki kayu besi. Kayu ulin merupakan kayu terkuat yang dapat digunakan sebagai bahan baku untuk furniture. Kayu besi sesuai julukannya, kayu ulin mempunyai keunggulan dari segi kekuatannya, tahan air, tahan rayap maupun serangga penggerek lainnya. Kayu Ulin juga juga memiliki keunggulan lain yaitu perubahan suhu, kelembaban, pengaruh air laut dan juga tahan air dan panas. Dengan kekuatannya kayu ini banyak digunakan untuk bahan konstruksi jembatan, dermaga, bangunan yang ada dalam air atau terendam air, bantalan rel kereta api maupun perkapalan.

Untuk digergaji dan diserut kayu ini juga cukup mudah namun hasilnya baik. Dengan kekuatannya yang tidak diragukan lagi kayu ini sering menumpulkan alat-alat pertukangan. Selain itu Kayu Ulin bisa dibor dan dibubut dengan baik namun sulit direkatkan menggunakan perekat sintetik sehingga harus dibor terlebih dahulu sebelum dipaku maupun disekrup, karena bila langsung dipaku atau disekrup dapat mengakibatkan pecah dalam arah radial. Kayu jenis merupakan kayu yang banyak tumbuh di Indonesia terutama kalimantan dan sumatera, namun sekarang persediaannya semakin sedikit karena proses ilegal logging.

Kayu Jati

Kayu jati merupakan jenis kayu terfavorit yang banyak digunakan untuk bahan baku furnitur karena serat dan teksturnya yang paling indah. Dengan karakteristiknya yang stabil, kuat dan tahan lama menjadikan kayu jati merupakan pilihan utama sebagai material / bahan baku yang digunakan untuk konstruksi bangunan. Selain kemudahannya untuk dibentuk sesuai pola, kayu jati juga terbukti tahan terhadap air, rayap maupun jamur karena mengandung minyak yang ada dalam kayu itu sendiri.

Kandungan minyak ini dapat membuat permukaan kayu jati jadi halus dan licin. Hal ini membuat tukang kayu dapat memoles kayu jati dengan mudah. Minyak dalam kayu jati merupakan minyak yang tidak disukai rayap, karena minyak ini pula kayu menjadi licin dan sulit untuk dimakan oleh serangga.

Tanaman

Fungsi Buah dan Biji Pada Tumbuhan

Fungsi Buah dan Biji Pada Tumbuhan – Buah merupakan bagian dari tumbuan yang dihasilkan dari proses perkembangan dinding bakal buah yang terkadang juga berasal dari bagian bunga yang lain. Di dalam buah terdapat biji. Istilah buah tak terbatas hanya pada macam yang sukulen yang dapat kita makan atau konsumsi, hal tersebut diungkapkan oleh para ahli biologi (biologiwan). Pada berbagai macam tumbuhan, buah ini akan membantu dalam menyebarkan biji-bijinya. Cara penyebaran ini dapat dibantu oleh angin, ada yang melekat pada pakaian kita maupun bulu hewan, hal ini akan membuat biji terbawa ke tempat lain.

Fungsi Buah dan Biji Pada Tumbuhan

Tumbuhan biji merupakan jenis tumbuhan yang paling dominan dan termasuk bentuk kehidupan tumbuhan yang paling tinggi yang ada di bumi. Tumbuhan jenis ini akan menghasilkan biji untuk berkembang biak agar dapat meneruskan keturunan yang disebut dengan spermatophyta.

Bagaimana Terbentuknya Buah dan Biji

Pada dasarnya buah akan dihasilkan setelah proses penyerbukan dan pembuahan yang terjadi pada bunga. Walaupun demikian ada kalanya buah terbentuk atau dihasilkan tanpa proses penyerbukan dan pembuahan atau yang dinamankan peristiwa partonekarpi (parthenenocarpy). Buah yang terjadinya dengan proses ini biasanya tidak mengandung biji, ataupun jika ada maka biji itu akan mengandung lembaga. Jadi biji ini tidak bisa berfungsi sebagai alat perkembang biakan. Apabila terjadi penyerbukan pada bunga dan diikuti oleh proses pembuahan, maka bakal buah inilah yang akan tumbuh menjadi buah dan bakal biji yang terkandung di dalamnya akan tumbuh menjadi biji.

Dalam proses pembentukan buah seringkali bagian bunga selain bakal buah dapat tumbuh yang merupakan satu kesatuan dalam bagian buah, sedang umumnya setelah terjadi penyerbukan dan pembuahan bagian bunga selain bakal buah akan layu dan gugur dengan cepat. Biasanya tangkai dan kepala putik akan gugur pula sama seperti bagian lainnya, dan yang masih tersisa hanyalah bakal buah. Bagian bunga yang tidak gugur namun ikut tumbuh ini biasanya bukan merupakan bagian yang penting karena tidak mempengaruhi baik itu bentuk maupun rasanya. Sebagai contohnya daun-daun pelindung, daun-daun kelopak, tangkai kepala daun, dan kepala putik itu sendiri. Setelah proses penyerbukan dan pembuahan, bakal buah akan tumbuh menjadi buah sedangkan bakal biji menjadi biji. Biji inilah yang nantinya akan menjadi alat perkembangbiakkan karena mengandung calon tanaman baru.

Fungsi buah itu sendiri adalah untuk melindungi dan membantu pada proses penyebaran biji yang akan tumbuh jauh dari induknya atau pohonnya. Contohnya adalah buah beringin yang memiliki biji kecil di dalamnya yang sulit dicerna, kemudian ada burung yang memakan buah beringin tersebut dan membawa biji jauh dari pohonnya. Meskipun telah dicerna biji ini tidak hancur karena teksturnya yang keras, dan saat burung ini mengeluarkan kotoran maka biji tersebut ikut keluar yang akan tumbuh menjadi pohon baru.